Surau TV

Banner

Pagi Akhir Pekan Cocok untuk Jogging atau Marathon

Image
Saturday, 20 February 2016 | 01:00:34 WIB


Setelah bekerja sepanjang minggu dan disibukan dengan urusan rumah tangga, akhir pekan merupakan saat dimana banyak orang bersantai dan bermalas-malasan. Sebagai pelari, kita terbiasa dengan agenda bangun pagi, bahkan di akhir pekan, tapi ada saatnya dimana kita dikalahkan oleh rasa lelah dan malas. Tidak ada salahnya bila sesekali kita menambah hari istirahat total, namun bila kita telah melewatkan setiap akhir pekan sebulan ini untuk bangun siang, kini saatnya kita kembali menggali motivasi untuk berlatih.

Perpendek durasi lari. Berlari selama 30 menit atau kurang dari itu mungkin terdengar singkat bagi kita yang terbiasa melakukan long run tiap akhir pekan. Tapi 30 menit, atau bahkan 15 menit, lebih baik dari pada tidak berlari sama sekali. Tujuan utamanya adalah kita terbiasa kembali dengan rutinitas berlari di akhir pekan. Setelah kita terbiasa, akan mudah untuk menambah durasi sesi lari.

Lari sebelum berenang. Selain sebagai bentuk cross training, berenang juga dapat menjadi reward yang menyegarkan setelah kita menyelesaikan sesi lari. Iming-iming sejuknya air kolam renang dapat menjadi motivasi yang kita butuhkan untuk berlari di hari Sabtu pagi.

Bangun 30 menit lebih awal. Bila kita mulai berlari saat semua orang masih tertidur, kita tidak akan melewatkan waktu santai bersama mereka. Tapi, jaga agar kita tetap realistis. Bila kita menghabiskan malam sebelumnya bersosialisasi sampai pukul 2 pagi, tentu tidak masuk akal untuk memaksakan diri bangun pukul 5 pagi untuk berlari. Dan sebaliknya, jika kita telah berencana untuk berlari keesokan paginya, tentu kita dapat mengatur jadwal kegiatan agar tetap mendapatkan jumlah jam tidur yang cukup.

Sertakan sesi lari dalam rencana akhir pekan. Bila kita telah merencanakan pergi berlibur selama akhir pekan, pastikan kita menyertakan sesi lari sebagai bagian dari jadwal liburan tersebut. Bila kita menginap di luar kota, tentukan rute lari untuk keesokan paginya dari sebelum kita berangkat. Dengan merencanakannya, akan semakin kecil kemungkinan bagi kita untuk melupakan jadwal latihan tersebut.

Ajak teman dan keluarga. Ikuti pace mereka. Bila mereka tidak terbiasa berlari, kita dapat menggunakan ini sebagai kesempatan untuk melakukan sesi recovery run. Bila mereka memiliki pace alami yang lebih cepat dari kita, ini adalah kesempatan untuk melakukan tempo run.

(nusapos.com/Andra/rls)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...