Surau TV

Banner

2000 lembar tilang disiapkan, bagi pelajar yang ugal ugalan usai pengumuman kelulusan

Image
Friday, 06 May 2016 | 01:50:15 WIB


Pekanbaru-Tidak main main menghadapi pengumuman kelulusan tingkat SMU yang akan di umumkan besok Sabtu (7/5), Satuan Lalu Lintas dari Polresta Pekanbaru menyiapkan 2000 lembar blanko tilang yang siap diberikan bagi para pelajar yang usai pengumuman kelulusan nanti melakukan konvoi dengan tidak memakai helm, melanggar peraturan lalu lintas, dan ugal ugalan di jalan raya. Peringatan keras tersebut langsung disampaikan oleh Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Zulanda, SIK Jumat (5/6) sore.

"Kita ingatkan kepada para pelajar, kita telah siapkan 2000 lembar tilang yang siap kita berikan jika nanti usai pengumuman kelulusan kita jumpai para pelajar yang melakukan konvoi dengan tidak menggunakan helm, melanggar peraturan lalu lintas, dan ugal ugalan di jalan. Peringatan ini tidak main main karena lebih baik melakukan penindakan bila melanggar lalu lintas dari pada akan memakan korban jiwa akibat ugal ugalan di jalan pasca pengumuman kelulusan”, ucap Kasat Lantas.

Seperti yang sering terlihat sering sekali para pelajar merayakan kelulusannya dengan melakukan konvoi dijalan raya dan ugal ugalan dengan melanggar peraturan lalu lintas. Aksi kelulusan para pelajar yang sempat menarik perhatian masyarakat salah satunya yaiti di Kota Medan dimana ada pelajar yang saat merayakan kelulusan dengan melakukan konvoi melanggar peraturan lalu lintas. Aksi pelajar tersebut sempat di tegur oleh seorang Polantas yang sedang berdinas, namun justru salah satu pelajar malah menyebut nam seorang petinggi Polri berpangkat Jendral.

Tidak ingin kasus serupa terjadi di Kota Pekanbaru Zulanda kembali menghimbau para orang tua, pihak sekolah agar mengingatkan para pelajar dan juga mengajak untuk bersama sama ada baiknya euforia kelulusan diganti dengan acara syukuran atau yang lebih bernilai keagamaan.

“sangat disayangkan jika nanti akibat ugal ugalan dijalan justru berakibat fatal bahkan meninggal dunia di usia muda, akan lebih baik jika acara euforia tersebut diganti dengan giat yang lebih bernilai keagamaan seperti syukuran, doa bersama sebagai wujud syukur kita. Oleh karena itu kepada orang tua dan juga pihak sekolah mari sama sama kita jaga dan kita cegah sehingga kejadian buruk aksi ugala ugalan anak sekolah seperti di Kota Medan tidak terjadi di Kota Pekanbaru”, ucap Kompol Zulanda.

Kasat Lantas yang juga sebagai Putera asli daerah Kota Pekanbaru tersebut juga mengatakan jika pada saat usai pengumuman tersebut para pelajar dapat tertib berlalu lintas, pihaknya juga siap membantu mengamankan selagi tidak berlebihan.

“Namun jika giat tersebut tertib pakai helm, dan berkeselamatan kita akan bantu mengamankan selagi tidak berlebihan dan mengganggu pengguna jalan yang lain”, tutup Zulanda.(fr/Lantas Pekanbaru)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...